Kaki Korban Tabrak Truk Di Ring Road Membusuk
Sesaat telah mengalami kecelakaan, ia menjalani operasi di rumah sakit ini pada hari yang sama, Namun sepuluh hari sudah menjalani perawatan, kondisi kakinya masih belum pulih, karena hal ini, orang tua Safikri pun memindahkan Safikri ke rumah sakit yang mereka anggap pelayanan dan perawatan yang lebih baik lagi, saat wartawan datang menemui Safikri, ia hanya bisa terbaling dengan kaki yang masih di penuhi perban Judi Poker Online
"Karena kami melihat anak saya tidak kunjung membaik, kami berencana membawanya ke rumah sakit yang lebih baik, kami berencana membawanya ke Malaysia" Kata Aisyah, Ibu Safikri pada hari rabu 7 Juni 2017.
Menurut Aisyah kondisi kaki Safikri tidak membaik, kini malah tampak membusuk dan juga bernanah, oleh karena hal ini anaknya tersebut menjalani operasi kembali, hasil dari diagnosa rumah sakit ini disebut bahwa tulang Safikri tidak rusak, seperti diagnosa di Rumah Sakit Bina Kasih.
Namun meskipun tidak membaik, keluarga ini juga harus menanggung beban berat, karena pihak Rumah Sakit Bina Kasih menagih biaya perawatan yang cukup mahal yaitu mencapai Rp 45juta untuk sepuluh hari perawatan.
Utari, Tante Safikri bercerita bahwa pihak rumah sakit menggelembungkan biaya rumah sakit hingga Rp 45juta padahal dua hari sebelumnya mereka sempat menanyakan jumlah total biaya rumah sakit anaknya masih berkisar Rp 21 juta-an saja.
"Kami sempat marah-marah di rumah sakit itu, bagaimana mungkin biaya rumah sakit bisa naik sebegitu banyaknya dalam waktu dua hari, kemudian saya minta rincian biaya dari rumah sakit itu yang sebelumnya dua hari sebelumnya itu, kasirnya bilang hilang, dan kemudian mereka membuat rincian baru yang lain, kemudian setelah itu mereka melakukan penghitungan, saya sampaikan juga bahwa kami hanya mau bayar biaya tindakan pengobatan yang disetujui oleh kakak saya, kami hitunglah biaya pengobatan itu, total jumlahnya hanya Rp 33 Juta-an" Kata Utari.
Kemudian pihak rumah sakit kembali menambahkan biaya pengobatan yang tidak di ketahui oleh pihak keluarga sebanyak Rp 3jutaan, walaupun demikian keluarga Safikri tetap membayar biaya rumah sakit itu tersebut, keluarga Safikri jadinya membayar sejumlah biaya rumah sakit itu tersebut senilai Rp 37.416.000 Poker Online Terpercaya
"Karena kami tidak ingin terjadi masalah, makanya kami bayar dan kami minta pindah rumah sakit, cukup besar memang biaya di rumah sakit itu, apalagi kan Safikri masih harus menjalani operasi dan tentunya harus tambah biaya pengobatan lagi" Tambah Utari.
Terpisah, di rektur Rumah Sakit Bina Kasih, Dr Wiyoga mengatakan bahwa memang biaya rumah sakit untuk Muhammad Safikri total Rp 45 jutaan yang diakibatkan biaya obat dan juga biaya operasi untuk Safikri sangatlah mahal, biaya ini menurutnya masih tergolong murah jika di bandingkan rumah sakit Swasta yang lain.
"Biaya operasinya mahal karena ada jaringan yang hilang, antibiotiknya pun mahal senilai Rp 2 jutaan harganya, kalau soal biaya yang hanya Rp 21 juta dua hari sebelumnya dan bisa bertambah jadi Rp 45 juta adalah murni kesalahan kasir kami" Kata Dr Wiyoga.
Menurutnya saat kasir memberikan daftar harga itu tersebut, masih banyak biaya yang belum terhitung dan pada saat pasien hendak keluar dari rumah sakit, mereka baru menghitung semua biaya itu tersebut Situs Poker Online
"Ini kelalaian kasir Junior kami kemarin itu, apalagi saat itu kasir Senior kami sedang libur, biaya rumah sakitnya memang 45juta, itu pun juga sudah kami kurangi, sesuai kebijakan pihak yayasan, kita kasih diskon lah intinya, jadi biaya rumah sakitnya hanya Rp 37jutaan" Ujar Dr Wiyoga itu tersebut.







0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.