Misteri Perempuan Berkerudung Hitam Dan Sebuh Alu
Ia tampak meringis dan juga menahan sakit, saat dipapah oleh personel dari Polda Sumut dan jalan kaki dari lokasi mobil parkir ke dalam gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum "Ditreskrimum" Polda Sumut, personel Polda Sumut naik dua unit mobil Avanza membawa Andi Lala dari Riau, Andi Lala menumpang mobil pertama tiba Mapolda, Ia duduk di kursi deretan belakang mobil dan tampak tidak berdaya sama sekali, dan saat diturunkan dari mobil Andi Lala tidak mampu melangkahkan kedua kakinya itu, Dengan tertangkapnya otak pidana pembunuhan ini yakni Andi, total sebanyak tiga tersangka yang kini sudah diamankan, diantara Dua lainnya yakni Andi Syahputra dan juga Roni.
Polisi menangkap Roni dan juga Andi di tempat yang berbeda pada hari rabu lalu, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, bahwa Roni ditangkap di kawasan Lubuk pakam, Pelaku harus merasakan timah panas di kedua kakinya, karena melawan sang petugas, ketika hendak akan ditangkap, dan sedangkan Andi, ditangkap di dalam kawasan Air Batu, Kabupaten Asahan, Andi merupakan salah satu warga Poker QQ Terpercaya Jalan Sempurna, Gang Buntu Sekip, Lubuk pakam, Deliserdang, Ia juga merasakan timah panas polisi di kaki, Ia dicokok petugas bersama Irwansyah (33thn), warga Jalan Galang Simpang Jalan STM, Lubukpakam..
Selain itu penadah motor Honda Vario milik korban pembunuhan yang dibawa Andi Lala juga sudah diamankan, yakni Riki Primakusuma alias Kriting (23thn) dan ada pula seorang pria bernama Irwansyah turut diamankan saat penangkapan Roni dan juga Andi Syahputra di Asahan.
Namun ada juga yang kini masih menjadi misteri, Polda Sumut juga mengamankan seorang wanita beserta satu buah alu, beberapa jam sebelum Andi Lala tiba di Polda Sumut kemarin, tepatnya pada jam pukul 16.17 WIB, mobil Avanza hitam Wespoker memasuki halaman parkir Ditreskrimum Polda Sumut, dari dalam mobil turun empat orang petugas kepolisian yang berpakaian preman dan seorang perempuan, yang mengenakan pakaian merah yang berkerudung berwarna hitam.
Perempuan, yang duduk di barisan paling belakang itu, langsung menutupi wajahnya dengan jilbab, lalu masuk ke dalam gedung Ditreskrimum, Ia juga mendapatkan pengawalan yang sangat ketat dari para petugas, dan kabarnya pihak Polda Sumut belum memberikan keterangan soal mengenai siapa perempuan itu tersebut dan apa perannya dalam kasus pembunuhan sadis itu dan kini Daftar Situs Poker belum dapat diketahui juga apakah alu tersebut merupakan alat yang digunakan Andi Lala cs untuk membantai Riyanto dan keluarganya.
"Nanti dulu, nanti dulu, ya, besok aja sama Kapolda," kata petugas yang melakukan pengawalan itu tersebut, dan kabarnya juga petugas turut membawa sebuah alu ke dalam gedung Ditreskrimum, dan siang ini, Polda Sumut rencananya akan menggelar temu pers untuk memaparkan kasus pembunuhan sadis ini.
Andi Lala serta kedua rekannya Roni (21thn) dan Andi Syahputra (27thn) melakukan perampokan dan juga pembunuhan di Jalan Kayu Putih, Gang Banteng, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli, pada hari Minggu lalu, Daftar QQ Online Adapun korban pada peristiwa pembunuhan tersebut adalah Riyanto (40 tahun), Sri Ariyani (38thn) istrinya, dua anak mereka, Naya (13thn) dan Gilang Laksono (8thn), serta Sumarni (60thn), ibu mertua Riyanto, hanya seorang bayi di bawah usia lima tahun, Kinara (4thn), anak bungsu Riyanto-Sri, yang selamat pada peristiwa itu tersebut.







0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.